Rabu, 06 April 2011

♥♥♥ AKU AKHWAT BIASA ♥♥♥


      Dengarlah keluh resahku... Kepadamu yang akan menjadi pendampingku kelak.. Terima kasih karena telah memilihku diantara ribuan bidadari diluar sana yang siap untuk kau pilih... Padahal kau tahu bahwa aku hanya wanita biasa yang sangat jauh dari sempurna.. Karena ku ingin kau tahu aku bukanlah wanita yang sempurna, aku memiliki banyak kekurangan. Maka ketahuilah kepadamu yang akan memilihku kelak.. Aku tak sebijak ibunda Khadidjah, karena aku bisa saja berbuat salah dan begitu menyebalkan. Maka ku mohon padamu, bijaklah dalam menghadapiku, jangan marah padaku, nasihati aku dengan himah, karena bagiku kaulah pemimpinku, tak akan berani aku membangkang padamu..

     Duhai kau yang akan memilihku kelak.. Ingatlah,tak selamanya aku dapat tampak cantik dimatamu,ada kalanya aku akan begitu kusam dan jelek. Mungkin karena aku begitu sibuk didapur, menyiapkan makan untuk kau dan malaikat-malaikat kita nanti..''insyaAllah'' Maka aku akan tampak kotor dan berbau asap. Atau karena seharian ku harus membenahi istana kecil kita,agar kau dan malaikat kita dapat tinggal dengan nyaman dan sehat.maka mungkin aku tak sempat berdandan untuk menyambutmu sepulang bekerja. Ataukah kau akan menemukanku terkantuk-kantuk saat mendengar keluhan dan ceritamu ,bukan karena aku tak suka menjadi tempatmu menumpahkan segala rasamu,tetapi karena semalam saat kau tertidur dengan nyenyak,aku tak sedetikpun tertidur karena harus menjaga malaikat kecil kita yang sedang menangis,dan aku tahu kau letih mengais rezeki untuk kami maka tak ingin ku mengusik sedikit pun lelapmu. Jadi esok pagi kau mendapatiku begitu letih dan ada lingkaran hitam dimataku, maka tetaplah tersenyum  padaku, karena kau adalah kekuatanku..

     Padamu yang menjadi nahkoda dalam hidupku kelak.. Ketauhilah ,aku tak sesabar Fatimah, adakalanya kau akan menemukanku begitu marah, menangis dan tak tekontrol, bukan karena ku membangkang padamu,tapi aku hanya wanita biasa, aku juga memerlukan tempat untuk menumpahkan beban dihatiku, tempat untuk melepaskan penatku, dan mungkin saat itu aku tak menemukankmu, atau kau begitu sibuk dengan pekerjaanmu, maka bersabarlah, yang ku perlukan hanya pelukan dan belaianmu.

     Padamu yang menjadi kekasih hati dan teman dalam hidupku.. Seiring berjalannya waktu, kau akan menemukan rambutku yang dulu hitam legam dan indah , akan menipis dan memutih. Kulitku yang bersih akan mulai keriput, tanganku yang halus akan menjadi kasar. Dan kau tak akan menemukanku sebagai wanita cantik , yang kau khitbah puluhan tahun yang lalu.. Bukan wanita muda yang selalu menyenangkan matamu.. Maka jangan pernah berpaling dariku.. Karena satu yang tak pernah berubah, bahkan sejak dulu akan terus bertambah lalu rasa cintaku padamu.. Ketahuilah..Tiap harinya tiap jam, menit dan detiknya, telah aku lewati dengan selalu jatuh cinta padamu, Maka,cintailah aku dengan apa adanya aku.. Jangan harap aku menjadi wanita sempurna.. Maafkan aku karena aku bukan puteri,,Aku hanya wanita biasa ..ketauhilah... ♫♪♫♪♫ Terimalah pasangan kita seadanya ♫♪♫♪♫ ♥♥♥ Ridha akan ketentuan...kelemahahan tidak dibenci,,,namun menjadi saling lengkap melengkapi ♥♥♥

by salah satu blog (maaf krn sudah lama jd lupa alamat blognya)

Selasa, 05 April 2011

Angkot...


Panasnya siang ini, ku berjalan sendiri ke tempat orang-orang biasa menunggu angkot. Aku baru saja selesai dari aktivitas di minggu pagi dan ingin segera kembali ke rumah.
Ku naiki sebuah angkot yang masih kosong, aku duduk di dekat pintu keluar bagian kiri. Lama sekali angkot ini menunggu para penumpang. Terkadang maju nanti tidak lama kemudian mundur kembali. Ada 3 orang anak perempuan, masih SD kayaknya, naik ke angkot ini. Mereka sepertinya dari jalan-jalan di Mall tempat angkot ini mencari penumpang. Aku sedikit kaget dengan pakaian mereka yang agak minim, memperlihatkan aurat mereka. ‘apa gak diajarin ortu mereka ya?’ Tanya di batinku. Obrolan mereka seputar cowok, salah satu dari mereka angkat bicara ‘eh si anu udah putus ya sama si anu?’, ada yang menimpali ‘iya, cewek mana yang mau sm cowok kayak gitu’. Aduh2 aku yang mendengar hal itu geleng-geleng sendiri ‘zaman sekarang anak2 SD aja udah kenal sama yang namanya pacaran.’
‘kalo si anu udah punya pacar?’, Tanya anak itu kembali, dijawab oleh temannya ‘udah, knp kamu mau y?’ ‘ih gak ah’,sanggahnya.
Kemudian ada penumpang bapak-bapak yang naik, duduk tepat disebelahku. ‘Aduh panasnya hari ini’ keluhnya sambil mengibas-ngibaskan baju.
Penumpang yang lainnya lagi naik, 2 orang perempuan, sepertinya anak SMP, keluhan mereka sama dengan kami, begitu panasnya hari ini. Mereka duduk di depan ku agak kesamping kanan. Tiba-tiba salah satu dari mereka bicara dengan nada agak tinggi ‘ih siapa sih ini, sms sembarangan, mau ajak ribut ya. ayo sini, bla..bla..’ omongan yang nggak pantes keluar dari seorang perempuan yang sangat di tinggikan oleh Islam. Mereka membahas soal warna kutek ‘aku mau pake kutek ni, tp warna apa ya? emm aku paling gak suka tuh sama warna pink, kuning, hijau. Ihh jijay.’ Temannya menanggapi’ iya, bener tuh. Eh liat-liat, masa tu orang pake celana kayak gitu’. Sambil mencari temannya tadi bilang ‘mana-mana, iya tuh..norak!! Apalagi celana pendek, aku gak suka makenya risih kalo lagi duduk’ merasa aku pake baju pink agak sedikit tersinggung ‘mereka ini kalo ngomong nggak sadar di sekeliling mereka apa ya? Adik-adik tadi juga kan pake celana pendek. Huh!’ kesalku dalam hati. Sejenak aku berpikir ‘tapi apakah aku sudah lebih baik dari mereka? Mungkin saja tidak. Karena semua itu hanya Allah SWT yang menilai orang itu baik atau tidak. Aduh cepat dong jalan ni angkot, aku udah gak tahan. Bisa-bisa nambahin dosaku aja. Astagrfirullahaladziim’
Akhirnya angkot ini melaju juga dan aku pun tiba di rumah. Wuih capek dan pengalamanku hari ini naik angkot ternyata..hmm…

by biru langit